POS US

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

PROVINSI KALIMANTAN UTARA

SMA NEGERI 2 TARAKAN

Jalan Gunung Kerinci Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur

Telp/Faks : 0551-23566 Email : [email protected] Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara

 

KEPUTUSAN

KEPALA SMA NEGERI  2 TARAKAN

NOMOR : 420/051/SMAN2

 

TENTANG

 

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) UJIAN SEKOLAH

SMA NEGERI 2 TARAKAN

TAHUN PELAJARAN 2016/2017

 

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

 

 

Menimbang:

Bahwa sesuai dengan pasal 6 (2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah melalui Ujian Nasional dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan melalui Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan pada SMP/MTS atau yang sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat, dalam rangka penyelenggaraan Ujian Sekolah tahun pelajaran 2016/2017  perlu  ditetapkan Prosedur  Operasional  Standar (POS) Ujian Sekolah  pada Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Tarakan  Tahun  Pelajaran 2016/2017.

Mengingat:   

1.       Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang  Sistem Pendidikan Nasional.

2.       Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013  kemudian diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015.

3.       Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan   No. 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan. 

4.       Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 21 tahun 2016 tentang Standar Isi.

5.       Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian.

6.       Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 57 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah melalui Ujian Nasional dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan melalui Ujian Sekolah/ Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Pada SMP/MTs atau yang Sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang Sederajat.

7.       Permendikbud No 20 Tahun 2016 tentang SKL

8.       Permendikbud No 23 Tahun 2016 Tentang Standar Penilaian Pendidikan

9.       Permendikbud No 3 Tahun 2017  tentang Penilaian Hasil Belajar Oleh satuan Pendidikan

 

 

 

 

MEMUTUSKAN

 

Menetapkan :  PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UJIAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2016/2017.

 

Pasal 1

  1. Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2016/2017 ini mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan Ujian Sekolah SMA Negeri  2 Tarakan Tahun Pelajaran 2016/2017.
  2. Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Kepala SMA Negeri  2 Tarakan ini.
  3. Jika terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.
  4. Segala biaya yang timbul akibat keputusan ini dibebankan kepada Anggaran yang sesuai dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku
  5. Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Pasal 2

Hal – hal lain yang brlum diatur dalam Prosedur Operasional Ujian sekolah ini akan di atur lebih lanjut

 

Pasal 3

Peraturan Kepala sekolah ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

                                                                                                                                                 

                                                                                     Ditetapkan      : di Tarakan                                                                                  Pada tanggal   : 6 Februari  2017

                                                                                                        Kepala Sekolah 

                                       



                                   Sudarsono, S.Pd                              NIP. 19710823199401100

 

 

 

 

 

 

 

Lampiran 1

:

Surat Keputusan Kepala SMAN 2 Tarakan

Tanggal

:

6 Februari 2017

Nomor

:

420 /051 /SMAN 2

Tentang

:

Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah SMA Negeri 2 Tarakan Tahun Pelajaran 2016 / 2017

 

 

 

 

I.                    PENGERTIAN

 

Dalam Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah ini yang dimaksud dengan:

 

1.         Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik terhadap standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran yang dilakukan oleh Sekolah Menengah  Atas NegeriI  2 Tarakan.

2.         Peserta didik adalah peserta didik SMA Negeri 2 Tarakan.

3.         Kepala Sekolah adalah kepala SMA Negeri 2 Tarakan

4.         Dinas Pendidikan Provinsi adalah Dinas Pendidikan Provinsi yang membawahi SMA Negeri 2 Tarakan.

5.         Kisi-kisi US adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal US yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SMA.

6.         Paket naskah soal US adalah variasi perangkat tes yang paralel, terdiri atas sejumlah butir soal yang dirakit sesuai dengan kisi-kisi US.

7.         Dokumen US adalah bahan US yang bersifat rahasia, terdiri atas naskah soal, jawaban peserta ujian, daftar hadir, berita acara, baik dalam bentuk salinan keras (hardcopy) maupun salinan lunak (softcopy), dan Cakram Padat (Compact Disk) untuk Sesi Mendengarkan (Listening Comprehension).

8.         Dokumen pendukung US adalah seluruh bahan US yang tidak bersifat rahasia, terdiri atas blanko daftar hadir, blanko lembar jawaban, blanko berita acara, tata tertib, pakta integritas, amplop naskah dan amplop lembar jawaban.

9.         Lembar Jawaban Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut LJUS adalah lembaran kertas yang digunakan peserta untuk menjawab soal-soal US.

10.     Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut POS US adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan US SMA N Negeri 2 Tarakan

11.     Kriteria kelulusan adalah persyaratan  minimal kelulusan peserta didik SMA Negeri  2 Tarakan.

12.     Kurikulum 2013 adalah kurikulum yang berbasis KTSP

 

II.                  PESERTA UJIAN SEKOLAH

A.        Persyaratan Peserta

1.                Peserta didik kelas XII SMA NEGERI  2 TARAKAN berhak mengikuti US;

2.                    Peserta didik yang memiliki rapor lengkap SMA sampai dengan semester ganjil kelas XII.

3.    Kehadiran kumulatif di kelas XII minimal 90 %

4.    Peserta US menerima kartu peserta US yang ditempel foto peserta, ditandatangani Kepala Sekolah dan distempel.

5.    Peserta US yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US utama dapat mengikuti US susulan.

 

 

B.        Pendaftaran Peserta Ujian

Prosedur pendaftaran peserta Ujian Sekolah dilakukan sekaligus bersamaan dengan pendaftaran peserta Ujian Nasional, sebagai berikut:

1.       SMA 2 TARAKAN melaksanakan pendaftaran calon peserta dengan menggunakan format pendaftaran.

2.       SMA 2 TARAKAN mengirimkan daftar peserta ke Dinas Pendidikan Provinsi melaui aplikasi dapodikmen paling lambat dua bulan sebelum ujian.

3.       Dinas Pendidikan Provinsi mencetak dan mendistribusikan Daftar Nominasi Sementara (DNS) ke sekolah melalui UPTD

4.       Sekolah melakukan verifikasi DNS dan mengirimkan hasil verifikasi ke Dinas Pendidikan Provinsi .

5.       Dinas Pendidikan Provinsi melakukan finalisasi data, mencetak dan mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap (DNT).

6.       Kepala sekolah menandatangani dan membubuhkan stempel pada Kartu Peserta Ujian Sekolah yang telah ditempel foto peserta.

 

III.                  PANITIA US

 

1.     Panitia US yang dilengkapi uraian tugas ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah

2.    Panitia US terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, dan seksi-seksi sesuai dengan kebutuhan.

3.    Panitia US bertanggung jawab atas penyelenggaraan US mulai dari persiapan, pelaksanaan, sampai dengan pelaporan.

4.    Panitia US bertanggung jawab atas pengamanan naskah US dan kenyamanan serta ketertiban ruang dan lingkungan sekitar US.

5.     Setiap anggota panitia US menandatangani pakta integritas untuk menyelenggarakan kegiatan US dengan jujur.

 

IV.              PENYIAPAN UJIAN SEKOLAH

 

A.     Ketentuan Ujian Sekolah

    1. Materi US SMA 2 TARAKAN disusun berdasarkan Kurikulum 2013, meliputi Kompetensi Dasar (KD) dari Kompetensi Inti 3 (KI-3) pengetahuan dan KI-4 (keterampilan).
    2. US dilaksanakan dalam bentuk ujian praktik dan ujian tulis
    3. Mata pelajaran yang diujikan dalam US praktik adalah mata pelajaran yang memiliki keterampilan konkrit sesuai struktur Kurikulum yang digunakan di SMAN 2 TARAKAN: Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, Bahasa Asing, Fisika, Kimia, dan Biologi.
    4. Mata pelajaran US tertulis meliputi semua mata pelajaran, terkait dengan KD-KD pada KI-3
    5. KD-KD dari KI-4 pada mata pelajaran yang tidak diujikan dalam US praktik, seperti mata pelajaran matematika, sejarah, ekonomi, geografi, dan sosiologi diintegrasikan pada US tertulis.
    6. Mata pelajaran yang diujikan dalam ujian praktik dan ujian tulis pada US tahun pelajaran 2016/2017, sebagai berikut:

 

 

a.      Peminatan MIPA

 

NO

MATA PELAJARAN

JUMLAH

ALOKASI WAKTU

UJIAN PRAKTIK

PG

KELOMPOK A

 

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

50

090 menit

ß

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

50

090 menit

------

3.

Bahasa Indonesia

50

120 menit

√

4.

Matematika

40

120 menit

-

5.

Sejarah Indonesia

50

090 menit

 

6.

Bahasa Inggris

 50*)

120 menit

√

KELOMPOK B

 

1.

Seni Budaya

50

090 menit

√

2.

Pend. Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

50

090 menit

√

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

50

090 menit

√

KELOMPOK C (PEMINATAN)

1.

Matematika

40

120 menit

-

2.

Biologi

40

120 menit

√

3.

Fisika

40

120 menit

√

4.

Kimia

40

120 menit

√

 

Lintas Minat

 

 

 

5.

Ekonomi

40

120 menit

-

6.

Sosiologi

40

120 menit

-

7.

Geografi

40

120 menit

-

8.

Bahasa Inggris

40

120 menit

-

9.

Bahasa Asing

40

120 menit

-

 

 

 

 

 

 

*) 15 soal listening

 

b.      Peminatan IPS

 

 

NO

 

MATA PELAJARAN

JUMLAH PG

ALOKASI WAKTU

UJIAN PRAKTIK

KELOMPOK A

 

 

1.

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

50

090 menit

√

2.

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

50

090 menit

-

3.

Bahasa Indonesia

50

120 menit

√

4.

Matematika

40

120 menit

-

5.

Sejarah Indonesia

50

090 menit

 

6.

Bahasa Inggris

50 *)

120 menit

√

KELOMPOK B

 

 

1.

Seni Budaya

50

090 menit

√

2.

Pend. Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

50

090 menit

√

3.

Prakarya dan Kewirausahaan

50

090 menit

√

KELOMPOK C (PEMINATAN)

 

1.

Geografi

50

120 menit

-

2.

Sejarah

50

120 menit

-

3.

Ekonomi

40

120 menit

-

4.

Sosiologi

50

120 menit

-

 

Lintas Minat

 

 

 

5.

Bahasa & Sastra Inggris

50

120 menit

√

6.

Kimia

30

120 menit

 

7.

Fisika

30

120 menit

 

8.

Biologi

30

120 menit

 

9.

Bahasa Asing

40

120 menit

 

 

 

 

 

 

 

Catatan :

Untuk ujian praktik, jumlah butir soal dan alokasi waktu disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran

 

B. Bahan Ujian Sekolah

1.      Kisi-kisi US tahun pelajaran 2016/2017  berdasarkan kriteria pencapaian kompetensi lulusan, standar isi, dan lingkup materi pada kurikulum yang berlaku.

2.      Kisi-kisi US memuat level kognitif dan lingkup materi

3.      Perangkat US terdiri atas:

a.      Kisi-kisi soal (form kisi-kisi terlampir)

b.      Kartu soal (form kartu soal terlampir)

c.       Naskah soal

d.      Kunci jawaban

e.      Lembar jawaban

f.        Pedoman penskoran

4.      Tahapan Penyiapan naskah soal US melalui tahap-tahap berikut:

a.      Penyiapan naskah ujian sekolah mencakup:

1)      Penyusunan kisi-kisi.

2)      Penyiapan naskah soal ujian sekolah (penulisan, penelaahan dan perakitan)

3)      Penyiapan master soal

4)      Penggandaan naskah soal ujian sekolah.

 

b.      Penyiapan naskah soal ujian sekolah (master copy)

Dilakukan oleh Tim guru mata pelajaran yang bersangkutan (MGMP sekolah) dengan  ketentuan :

1)      Berdasarkan kisi-kisi soal yang telah disiapkan.

2)      Sesuai dengan kompetensi yang dituntut dan materi yang sudah diajarkan.

3)      Mengikuti kaidah penulisan soal, meliputi substansi/materi, konstruksi, dan bahasa.

4)      Mempertimbangkan waktu mengerjakan soal.

 

c.     Penyusun naskah soal harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

1)      Menguasai materi pembelajaran yang diujikan

2)      Mempunyai kemampuan menyusun naskah soal ujian

3)      Memiliki sikap dan perilaku yang jujur, bertanggung jawab, teliti, tekun, dan dapat memegang kerahasiaan

Naskah soal yang disiapkan meliputi naskah soal untuk ujian utama 2 paket soal (Paket 01 dan Paket 02) dan ujian susulan 1 paket  

c.       Naskah soal ujian (master copy) diketik dengan huruf Arial 11 dengan spasi 1,5.

 

d.      Penggandaan naskah ujian sekolah dengan ketentuan sebagai berikut:

1)      Ukuran kertas F4 dan jenis kertas HVS 70 gram

2)      Kualitas hasil cetakan (tulisan dan gambar) jelas.

3)      Kesesuaian antara jumlah kebutuhan dengan jumlah hasil cetakan.

4)      Pengamplopan bahan ujian sekolah utama dan ujian sekolah susulan  dibuat secara terpisah.

5)      Setiap paket mata pelajaran diberi kode paket yang berbeda, yaitu Paket 01 dan Paket 02.

6)      Hasil penggandaan dimasukkan ke dalam amplop dengan ketentuan sebagai berikut:

a)      Amplop naskah soal per mata pelajaran per ruang berisi 10 eksemplar paket 01 dan 10 eksemplar paket 02. Untuk ruang yang jumlah peserta ujiannya kurang dari 20 orang, jumlah naskah menyesuaikan. Pada amplop dicetak besar kelompok peminatannya (MIPA / IPS).

b)      Amplop lain untuk setiap ruang ujian berisi  20 eksemplar lembar jawaban, 2 lembar daftar hadir, dan 2 lembar berita acara.

c)      Semua amplop naskah bahan ujian dipak sesuai dengan kebutuhan ruang an disimpan di tempat yang aman.

 

 

e.      Tim penyiapan naskah US sebagai berikut:

1)       Penyusun kisi-kisi: tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat sekolah sesuai mata pelajaran yang diampu.

2)       Penyusun soal: tim MGMP tingkat sekolah sesuai mata pelajaran yang diampu

3)       Penelaah butir soal:  tim MGMP tingkat sekolah sesuai mata pelajaran yang diampu,

 

 

V.                 PELAKSANAAN US

 

 A. Jadwal Ujian Praktik dan Ujian Tulis

1. Jadwal US praktik

No

Hari/tanggal

Waktu

Kelas XII

MIPA 1

MIPA 2

MIPA 3

MIPA 4

IPS 1

IPS 2

IPS 3

IPS 4

IPS 5

IPS 6

1

Senin

27 Maret 2017

07.00 - 09.30

BING

AGAMA

SEBU

 

BINDO

SEBU

 

 

 

 

10.00 – 12.30

AGAMA

BING

 

 

SEBU

 

BINDO

 

AGAMA

 

2

Selasa

28 Maret 2017

07.00 - 09.30

SEBU

 

BING

BINDO

AGAMA

 

 

 

SEBU

BINDO

10.00 – 12.30

 

SEBU

BINDO

BING

 

AGAMA

 

BINDO

 

AGAMA

3

Rabu

29 Maret 2017

07.00 – 09..30

PENJASKESORKES

BING

BINDO

AGAMA

SEBU

 

 

10.00 – 12.30

 

BING

 

AGAMA

BINDO

SEBU

4

Kamis

30 Maret 2017

07.00 - 09.30

BINDO

 

AGAMA

SEBU

PENJASKESORKES

10.00 – 12.30

 

BINDO

 

AGAMA

 

 

 

2.   JADWAL PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH SMA KOTA TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

 

 

C.    Pengaturan Ruang/Tempat Ujian

1.      Pengaturan ruang US tulis:

a.   Ruang ujian aman dan nyaman untuk US, serta jauh dari kebisingan.

b.   Di setiap ruang US disediakan denah tempat duduk peserta US.

c.    Pembagian ruang diatur sebagai berikut

1)   Jumlah peserta dibagi 20

2)   Setiap 20 peserta menempati 1 ruang

3)   Jika sisa pembagian jumlah peserta 1 sampai dengan 4 orang, maka dua ruang terakhir diisi dengan 10 peserta dari sisanya.

d.    Tempat duduk diatur sebagai berikut :

1)   Satu bangku untuk satu peserta

2)   Jarak anatar meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan yang lainnya minimal satu meter

3)   Penempatan peserta ujian sekolah disesuaikan dengan urutan nomer peserta ujian

e.   Tempat duduk peserta paket Soal A untuk Nomor Peserta ganjil dan B untuk nomor peserta genap

f.       Di dalam ruang US tidak terdapat gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi US.

g.   Di setiap ruang US tulis ditempel pengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS”


2.      Denah Tempat duduk di ruang US

178

188

198

20

168

158

148

138

9

10

11

12

8

7

6

5

3

4

1

2

Pengawas

Pengawas

 

3.      Tempat US praktik:

a.      Praktik pendidikan agama Islam di musholla sekolah, sedangkan pendidikan agama Kristen dan agama Katolik  dilaksanakan di ruang ibadah masing-masing.

b.      Praktik pendidikan jasmani/olahraga dilakukan di lapangan olahraga.

c.       Praktik bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilaksanakan di ruang kelas dan di laboratorium bahasa.

d.      Praktik seni dan budaya dilaksanakan di ruang kelas

e.      Praktik Fisika dilaksanakan di laboratorium Fisika.

f.        Praktik Kimia dilaksanakan di laboratorium Kimia.

g.      Praktik Biologi dilaksanakan di laboratorium Biologi.

 

D.    Pengawas US tulis

1.   Panitia US menetapkan pengawas US.

2.   Setiap ruang US diawasi oleh dua orang pengawas

3.   Pengawas US adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan.

4.   Pengawas US adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggungjawab, teliti, dan memegang teguh kerahasiaan.

5.   Pengawas US merupakan pengawas silang antar sekolah dengan kurikulum yang sesuai


 

E.   Tata Tertib Pengawas US  

  1. Persiapan Ujian Sekolah (US)

a.      Empat puluh lima menit (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang telah hadir di lokasi sekolah penyelenggara

b.      Pengawas ruang US menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara US.

c.       Pengawas ruang US menerima bahan US yang berupa naskah soal US, LJUS, amplop LJ US, daftar hadir, dan berita acara pelaksanaan US

d.      Pengawas US menandatangani pakta integritas

 

     2. Pelaksanaan Ujian Sekolah

a.        Pengawas ruang dilarang membawa alat komunikasi/elektronik ke dalam ruang US

b.        Pengawas masuk ke dalam ruang US 20 menit sebelum waktu pelaksanaan untuk:

1)      memeriksa kesiapan ruang ujian, meminta peserta untuk memasuki ruang US dengan menunjukkan kartu peserta, dan menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan;

2)      memastikan setiap peserta tidak membawa tas, buku atau catatan lain, alat komunikasi elektronik, kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang kecuali alat tulis yang akan dipergunakan ;

3)      membacakan tata tertib ;

4)      meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir;

5)      membagikan LJUS kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta (nomor ujian, nama, tanggal lahir, dan tanda tangan);

6)      memastikan peserta telah mengisi identitas dengan benar

7)      setelah seluruh peserta selesai mengisi identitas, pengawas ruang membuka amplop soal, memeriksa kelengkapan bahan ujian, dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup rapat (disegel), disaksikan oleh peserta ujian;

8)      membagikan naskah soal dengan cara meletakkan di atas meja peserta dalam posisi tertutup (terbalik). Peserta tidak diperkenankan untuk menyentuhnya sampai tanda waktu dimulai;

 

c.       Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai, pengawas ruang

1)        mempersilakan peserta untuk mengecek kelengkapan soal;

2)        mempersilakan peserta untuk mulai mengerjakan soal;

3)        mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal.

d.        Kelebihan naskah soal selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruangan.

e.        Selama berlangsung, pengawas ruang wajib:

1)        menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian;

2)        memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan; dan

3)        melarang orang lain memasuki ruang .

f.        Pengawas ruang dilarang memberi isyarat, petunjuk, dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal yang diujikan.

g.      Lima menit sebelum waktu selesai, pengawas ruang memberi peringatan kepada peserta bahwa waktu tinggal lima menit.

h.      Setelah waktu selesai, pengawas ruang :

1)      mempersilakan peserta untuk berhenti mengerjakan soal;

2)      mempersilakan peserta meletakkan naskah soal dan LJUS di atas meja dengan rapi;

3)      mengumpulkan LJUS dan naskah soal;

4)      menghitung jumlah LJUS sama dengan jumlah peserta;

5)      mempersilakan peserta meninggalkan ruang ujian;

6)      menyusun secara urut LJUS dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUS disertai dengan dua lembar daftar hadir peserta, dua lembar berita acara pelaksanaan, kemudian ditutup dan dilem serta ditandatangani oleh pengawas ruang US di dalam ruang ujian;

7)      Pengawas Ruang US menyerahkan LJUS dan naskah soal US kepada Penyelenggara US Tingkat Sekolah disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan US

i.        Pengawas yang melanggar tata tertib diberi teguran, peringatan oleh kepala sekolah dan /atau sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

 

 

F.     Tata Tertib peserta US  

1.         Peserta Ujian memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum Ujian dimulai.

2.         Peserta Ujian yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti Ujian setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara Ujian Tingkat Sekolah/, tanpa diberi perpanjangan waktu.

3.         Peserta Ujian dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator.

4.         Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan kelas di samping pengawas.

5.         Peserta Ujian membawa pensil 2B, penghapus, penggaris, dan kartu tanda/peserta ujian.

6.         Peserta Ujian mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan.

7.         Peserta Ujian mengisi identitas pada LJUS secara lengkap dan benar.

8.         Peserta Ujian yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUS dapat bertanya kepada pengawas ruang ujian dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu.

9.         Peserta Ujian mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian..

10.      Selama Ujian berlangsung, peserta Ujian hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang Ujian.

11.      Peserta Ujian yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal.

12.      Peserta Ujian yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti Ujian pada mata pelajaran yang terkait.

13.      Peserta Ujian yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu Ujian berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.

14.      Peserta Ujian berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian dan meletakkan lembar jawaban serta naskah soal di atas meja masing-masing.

15.      Selama Ujian berlangsung, peserta dilarang:

a.        menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;

b.        bekerjasama dengan peserta lain;

c.         memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;

d.        memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;

e.        membawa naskah soal Ujian dan LJUS keluar dari ruang ujian;

f.          menggantikan atau digantikan oleh orang lain.

16.   Meninggalkan ruang ujian dengan tertib dan tenang setelah pengawas ruang ujian mengumpulkan dan menghitung lembar jawaban dan naskah soal sesuai dengan jumlah peserta ujian.

17.  Peserta US yang melanggar tata tertib ujian, diberi peringatan/teguran oleh pengawas ruang ujian dan dicatat dalam berita acara ujian sebagai salah satu bahan pertimbangan kelulusan.

 

 

 

VI.       PEMERIKSAAN DAN PENGOLAHAN  HASIL US

  1. Pemeriksaan/Penilaian

Hasil ujian praktik dan tulis diperiksa/dikoreksi oleh guru/tim guru dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

1.      Pemeriksaan hasil ujian dilakukan di sekolah

2.      Pemeriksaan hasil ujian tulis dilakukan menggunakan scanner ( oleh korektor )

3.      Penilaian hasil ujian praktik dilakukan oleh guru/tim guru mata pelajaran yang bersangkutan.

4.      Pelaksanaan pemeriksaan dan penilaian hasil ujian dilakukan secara obejktif.

 

  1. Pengolahan Hasil US

1.      Nilai Ujian Sekolah (NUS) merupakan gabungan dari nilai ujian tulis dan nilai ujian praktik dengan pembobotan 50% ujian tulis dan 50% ujian praktik. (disesuaikan dengan ketentuan sekolah)

2.      Nilai Ujian Sekolah dinyatakan dalam rentang 0 sampai dengan 100 dengan ketelitian satu angka di belakang koma.

    

 

VII.    PENETAPAN KELULUSAN DAN PENERBITAN IJAZAH

  1. Kriteria Kelulusan US  

1.      Peserta US dinyatakan lulus apabila memenuhi kriteria sebagai berikut:

a.      Kelulusan US ditentukan berdasarkan nilai raport (Semester I – V) dan Ujian Sekolah ( NUS )

b.      Dengan persentase 60 % nilai rata – rata raport semester I – V dan 40 % NUS

c.       Rata-rata NUS  semua mata pelajaran yang diujikan paling rendah 55 dan nilai US setiap mata pelajaran paling  rendah 65.

d.      Penentuan kelulusan US dilakukan melalui rapat dewan guru.

 

  1. Penetapan Kelulusan dari Satuan Pendidikan

Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan setelah:

1.         Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.

2.         Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran.

3.         Mengikuti dan dinyatakan lulus US / USBN untuk mata pelajaran yang diujikan

4.         Mengikuti UN untuk mata pelajaran yang diujikan

 

  1. Penerbitan Ijazah

1.      Peserta ujian yang dinyatakan lulus dari satuan pendidikan berhak memperoleh ijazah.

2.      Blanko ijazah bersifat nasional dan disediakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi, dan didistribusikan ke sekolah melalui UPTD

3.      SMA 2 TARAKAN menerima blanko Ijazah dan memeriksa keabsahan serta jumlahnya dan dibuat berita acara serah terima.

 

VIII.                BIAYA PENYELENGGARAAN US

1.      Penyelenggaraan US didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah , dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah.

2.      Biaya penyelenggaraan US antara lain mencakup komponen-komponen sebagai berikut:

a.      Pengisian data calon peserta Ujian Sekolah dan pengirimannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten;

b.      Pengadaan kartu peserta Ujian Sekolah

c.       Pelaksanaan sosialisasi dan koordinasi penyelenggaraan Ujian Sekolah

d.      Penulisan dan penggandaan naskah soal, penyiapan dan pengadaan bahan ujian praktik, pengawasan pelaksanaan ujian, dan pemeriksaan hasil ujian;

e.      Pengolahan dan pengiriman nilai Sekolah ke Dinas Pendidikan Provinsi.

f.        Pengambilan, pengisian, dan penerbitan ijazah;

g.      Penyusunan laporan Ujian Sekolah dan pengiriman laporan dimaksud kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/kota.

 

IX.              PEMANTAUAN DAN EVALUASI

Pemantauan dan Evaluasi US dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten, sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

 

X.                PELAPORAN PENYELENGGARA UJIAN

1.   Laporan penyelenggaraan US memuat antara lain tentang penyiapan bahan, pelaksanaan ujian, penetapan batas nilai kelulusan US, pengawasan ujian, pemeriksaan hasil ujian, permasalahan dan upaya pemecahannya, serta rata-rata Nilai Sekolah dan nilai rata-rata setiap mata pelajaran untuk setiap peserta US.

2.    Laporan US disampaikan kepada Dinas Pendidikan Provinsi melalui UPT Cabang Dinas Kabupaten/kota

 

 

 

 

XI.      KEJADIAN LUAR BIASA

1.      Jika terjadi peristiwa luar biasa yang berpotensi gagalnya pelaksanaan  US,  panitia penyelenggara melaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi melalui UPT Cabang  Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk dinyatakan sebagai kondisi darurat atau krisis.

2.      Peristiwa luar biasa yang dimaksud pada butir nomor 1 di atas meliputikebakaran, bencana alam, huru- hara, dan peristiwa lain di luar  kendali penyelenggara US

3.      Peserta yang mendapat tugas dari pemerintah, pemerintah daerah provinsi/kabupaten kota yang tidak bisa ditinggalkan.

4.      Dalam hal kejadian luar biasa, sekolah  dapat menyelenggarakan US  atau peserta didik dapat mengikuti US sesuai dengan jadwal yang ditetapkan kemudian oleh Sekolah dengan persetujuan Dinas Pendidikan Provinsi dan/atau UPT Cabang Dinas Kabupaten/kota.

 

 

                        Ditetapkan      : di Tarakan

                   Pada tanggal   : 15 Februari 2016

                        Kepala Sekolah

 

 

                        Sudarsono, S.Pd

                                                                        NIP19710823 199401 1 001