NEWS UPDATE :  
SMA Negeri 2 Tarakan

Berita

SMA Negeri 2 Tarakan Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

Ketentuan tentang Sekolah Adiwiyata telah di atur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata. SMA Negeri 2 Tarakan pada saat sekarang telah mempersiapkan beberapa persyaratan untuk mengikuti program tersebut, program yang telah dipersiapkan beberapa kali selalu terkendala teknis dalam internal sekolah, tetapi pada Tahun 2020 SMA Negeri 2 Tarakan mencoba kembali ke tahap tingkat provinsi.
Pada awal tahun telah dilakukan kunjungan dan monitoring dari Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan instansi terkait ke SMAn 2 Tarakan, hasil pantauan team SMA Negeri 2 Tarakan sudah cukup siap karena prasarana mendukung tetapi hanya tidak aktif dilaksanakan dalam keseharian dalam menuju program Adiwiyata, lingkungan sekolah yang sejuk karena mempunyai hutan mini yang cukup bagus untuk membuat sekolah menjadi segar, sehat dan indah dipandang bagi warga yang memasuki wilayah sekolah. Lingkungan ini wajib untuk dijaga karena merupakan aset yang berharga pada warga sekolah dan sekitarnya, dan juga hutan ini juga bisa dijadikan aset kearifan lokal bagi sekolah. Zahara Mardewati yang merupakan ketua Tim mengatakan kami akan lebih serius dalam pelaksanaan program adiwiyata tahun ini, kami akan mengerakkan potensi yang ada, karena kami rasa tidak puas bila hanya sampai di tingkat kota beberapa tahun lalu, dan monitoring yang baru saja dilaksanakan membuat kami menjadi semangat kembali untuk mempersiapkan ke Tingkat Provinsi, dengan tiga unsur prinsip utama sekolah adiwiyata edukatif, partisipasif dan berkelanjutan akan kita terapkan, tambahnya.
Kepala Sekolah Erni Nurjanah mengatakan kami telah merevisi struktur tim sebelumnya agar program ini terlaksana dengan baik, seperti langkah awal kami telah membuat sumur resapan serta mengaktifkan kembali kerja bakti yang tidak hanya melibatkan warga sekolah tapi juga lingkungan luar sekolah karena di dalam daftar penilaian ada salah satunya bentuk kegiatan tersebut, tapi sekolah adiwiyata akan terlaksana bila semua terlibat maka perlu dukungan dari semua pihak terutama Bapak Ibu Guru untuk aktif dalam pengawasan siswa selama di sekolah.